![]() |
| Persiapan Melukis dan Membuat Kelinci dari Kulit Telur |
Assalamualaikum... :)
Kak Billa dan Bundanya kembali berkreatifitas nih..
Ini sebetulnya sudah dilakukan Kak Billa seminggu lalu, tapi Bundanya baru sempat menguploadnya di blog.
Kali ini, Kak Billa tertarik untuk memanfaatkan sisa kulit telur dan mencoba mewarnai kulit telur tersebut menjadi sesuatu.
Idenya tentu mengambil dari buku 365 Kreasi Seru. Namun seperti biasa, kreatifitas yang muncul di sepanjang pembuatan, aku biarkan, karena pada akhirnya, proses dan kesenangan hati si anak yang menjadi tujuan utama.
![]() |
| Langkah-langkah membuat telur hias Di lapangan, ternyata butuh kesabaran tingkat tinggi mengerjakannya |
1. Kulit telur. (Jadi saat orang tua memasak sesuatu menggunakan telur, pecahkan telur dengan hati-hati. Sehingga kulit telur tidak terlalu rusak. Lalu cuci perlahan kulitnya dan jemur atau biarkan kering).
2. Kertas tisue (kertas krep)
3. Lem putih (aku menggunakan Lem Fox)
4. Kuas untuk lem dan kuas untuk mengecat
5. Cat air (upayakan menggunakan yang non toxid atau chidren friendly).
6. Kertas Origami
Adapun tahapan membuatnya :
1. Pastikan anak kita dalam kondisi fun. Karena ternyata membuat telur hias ini membutuhkan waktu ekstra lama juga. Aku pribadi nggak mengira jika pembuatannya butuh waktu, karena harus mengeringkan telur yang disatukan kembali. Karenanya, ada beberapa bagian, aku sebagai ibunya, harus turun tangan membantu menyatukan kulit telur tersebut.
2. Baiklah, sekarang kita mulai tahap membuatnya ya... Pilih kulit telur yang berpasangan. Dari awal pengeringan kulit telur, diharapkan kita sudah tahu pasangan dari kulit telur tersebut. Agar tidak sulit menyatukan dua kulit telur yang sudah terbelah tersebut.
3. Beri lem bagian yang terbelah. Gunakan kuas dan lakukan dengan hati-hati. Lalu satukan kedua cangkang telur tersebut.
![]() |
| Kak Billa konsentrasi memberi lem pada sisi luar cangkang telur |
4. Lakukan pemberian lem itu pada kedua cangkang. Lalu tempelkan, sehingga berbentuk seperti telur utuh. Segera beri lem kembali bagian yang menyatukan keretakan cangkang. tutup dengan kertas tisue.
![]() |
| Bagian yang menyatu ditutup kertas tisue. |
![]() |
| Ini kak Billa melakukan kegiatan yang sama untuk cangkang telur ke 2 |
![]() |
| Kira-kira seperti ini hasilnya. Ini satu sisi atau bagian terlebih dahulu yang disatukan dengan kertas tisue serta lem putih. |
![]() |
| Ini cangkang telur yang ditutupi kertas tisue pink. sudah kering. |
![]() |
| Ini cangkang telur menggunakan kertas tisue warna pink. telah mengalami pengecatan. |
![]() |
| Dan ini, cangkang ke 2, telah kering. Kak billa memilih warna hijau untuk cangkang ke 2. |
![]() |
| Ini karya perdananya. Katanya sih, itu kelinci abis makan coklat warna pink. Jadi agak meleleh sedikit coklat dekat mulutnya hehehe |
![]() |
| Dan perkenalkan... Ini adalah Kelinci Hijau Penyuka Coklat Pink |
![]() |
| Si Kelinci Hijau Penyuka Coklat Pink dan Si Kelinci Merah Bergigi Dua :) |
Tapi untuk sebuah stimulasi kreatifitas otak anak yang sedang masa pertumbuhana, apa sih yang gak kita kasih, sebagai orang tuanya? :)
Selamat mencoba yaaa...
*Pamulang, 8 Juli 2015
Puasa ke 21 di Ramadhan 2015.













































